Mengamankan Organisasi, KP IPO LMND segera Gelar Kongres Persatuan

- 27 Desember 2022, 21:08 WIB
Panitia Konferensi Pers KP - IPO LMND
Panitia Konferensi Pers KP - IPO LMND /

“Marwah LMND sebagai organisasi progresif revolusioner sudah hilang karena kepentingan segelintir oknum yang menjual LMND kepada elit tertentu,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, Kepemimpinan Eskekutif Nasional periode 2019-2021 yang dikomandoi oleh Muhammad Asrul sebagai Ketua Umum dan Reza Renaldi Wael sebagai Sekretaris Jenderal.

Baca Juga: Piala AFF 2022 Indonesia vs Thailand 29 Desember 2022, Simak Syarat dan Harga Tiketnya

Juga telah terbukti tidak mampu menjalankan program perjuangan, program strategis dan taktis serta program IPO yang telah diputuskan dalam kongres sebelumnya.

Program yang sudah dirampungkan dalam keputusan Dewan Nasional tersebut seharusnya dijalankan semaksimal mungkin, namun Muhammad Asrul sendiri tidak memiliki itikad baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta menjalankan aktifitas organisasi dijalankan semaunya sendiri (Oligarki).

Senada dengan septian, samsudin mengatakan, Kepemimpinan Muhammad Asrul ini telah mengintervensi semua aktifitas organisasi diluar dari Konstitusi organisasi dan mengarahkannya ke arah sistem oligarki.

Baca Juga: Piala AFF 2022, Indonesia Lumpuhkan Brunei Darussalam Dengan Skor Akhir 7-0

‘’’LMND yang Notabenenya menginterfensi segala kebijakan kekuasaan yang tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat, dan LMND pula dianggap sebagai oragnisasi yang tekhnik mobilisasi masyarakat yang sangat besar kini hilang perlahan akibat kepentingan Muhammad Asrul,’’ujarnya

Lanjutnya, Sedangkan penggalangan massa bertujuan untuk mengkonfrontir habis-habisan oligarky, dan LMND sendiri sebagai tulang punggung massa rakyat. Dan perjuangan tersebut akan lebih elok ketika kita memiliki mesin politik pembebasan.

‘’Mesin politik yang di maksud Samsudin adalah Partai Politikn yang benar-benar bersih dari kaum-kaum oligarky. dan partai politik tersebut di yakini akan mampu menumbangkan oligarki, dan Kepemimpinan Muhammad Asrul bisa menjadi contoh pemimpin yang di kategorikan oligarky’’ ungkap Samsudin.

Halaman:

Editor: Nurhendra Wibowo


Tags

Terkait

Terkini