Inilah Cara Cuci Otak Calon Teroris dan Cara Hipnotis Agar Calon Teroris Mau Lakukan Bom Bunuh Diri

- 8 April 2022, 16:23 WIB
Ilustrasi bom bunuh diri.*
Ilustrasi bom bunuh diri.* /Pixabay /Clker-Free-Vector

HALOCILEGON.COM - Ali imron pelaku bom Bali mengaku hanya perlu waktu dua jam untuk mendoktrin seseorang menjadi teroris dan ahsiyap melakukan bom bunuh diri.

Kalau kemampuan doktrin menggunakan teknik cuci otak dilengkapi dengan keahlian hipnotis bakal lebih cepat lagi, hitungannya menit bukan jam lagi.

Pola dan strukturnya memiliki kesamaan antara bom di Gereja Makasar dan penembak di mabes polri. Masih ada dalam lingkaran yang sama, di waktu teror yang berdekatan.

Baca Juga: Agama, Seks dan Candu Mulai dari Perspektif Karl Marx hingga Sigmund Freud

Dalam hypnosis (hipnotis) ada yang namanya pra induksi yakni pengkondisian suyet (target hypnosis) agar dipastikan sudah siap dan mudah dihipnotis. Kemudian induksi adalah memasukkan segala macam sugesti yang diinginkan. Terakhir pasca induksi yaitu melihat hasil induksi yang telah diperintahkan.

Jadi setelah tahu pra induksi bahwa mereka sudah terkena paham islam radikal dan punya semangat intoleran yang disulut oleh kebencian terhadap pemerintah yang dzalim serta menolak syariat Islam. Ini biasanya karena kebiasaan ikut pengajian atau ulama yang diikuti punya paham radikal intoleran.

Baca Juga: Inilah Otak Manusia yang Rekam Ingatan Jangka Panjang yang Perlu Kamu Ketahui

Akan lebih mudah memberikan induksi dan pasca induksi untuk melakukan bom bunuh diri atau teror penembakan yang terjadi baru-baru ini. Kalaupun tidak memahami proses hipnotis, paling tidak rangkaian doktrinasi agama melalui semangat jihad, syafaat, surga, bidadari dan seterusnya itu sudah masuk ke dalam benak pelaku teroris.

Sebab butuh motivasi yang begitu besar untuk sampai bisa melakukan tindakan teror bahkan sampai merindukan kematian. Yang jika menggunakan pikiran yang normal, mana mau mati konyol menggunakan bom bunuh diri dan ditembak mati oleh kepolisian.

Halaman:

Editor: Roby Martin


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah