Jangan Hanya Rindu Mudik Pulang ke Kampung Halaman, Ini Sebabnya kata Buya Arrazy

27 Maret 2022, 14:43 WIB
Buya Arrazy Hasyim /Tangkapan layar Youtube Youtube Cafe Rumi Jakarta/

HALOCILEGON - Setiap menjelang hari lebaran Idul Fitri kita selalu menyaksikan tradisi mudik dimana orang akan berbondong-bondong pulang ke Kampung halaman.

Secara manusiawi pasti kita senang dan cinta dengan Kampung halaman, lingkungan yang memberi udara, tempat melepaskan dahaga dengan air mineralnya.

Namun, itu menjadi pelajaran bahwa kita semua dalam perjalanan hidup di dunia ada masanya akan kembali ke kampung abadi yaitu akhirat.

Baca Juga: Puasa Ramadhan 2022: Amalkan ini Jika Ingin Dipertemukan Dengan Malam Lailatul Qodar kata Buya Arrazy

Melansir ceramah Buya Arrazy pada Minggu 27 Maret melalui kanal YouTube Ceramah Ustadz Terbaru tentang hakikat pulang kampung dijelaskan Buya Arrazy sebagai berikut:

Hati kita pasti rindu dengan suasana kampung. Disaat malam takbiran orang tidak bisa mudik pasti selalu ada suasana memori tentang kampung halaman.

"Kalau kampung jasad kita, kampung tempat di mana kita lahir membuat kita rindu, mestinya kampung ruhani kita juga harus rindu," tegas Buya Arrazy.

Baca Juga: Jika Kamu Ikhlas dalam Perkara Ini, Maka Pintu Surga yang Dipenuhi Hiasan Indah Menanti Kamu kata Gus Baha

Inilah makna innalilllah (kita berasal dari Allah, kampung kita dari Allah) waInnailaihi rajiun (nanti kita pasti akan pulang kampung yaitu kehadirat Allah)

Masalahnya, apakah kita punya modal untuk pulang kampung? berani kah kita pulang kampung enggak bawa apa apa? pasti kita malu dengan orang orang yang dikampung

Sama halnya, apakah kita mau mudik kembali kehadirat Allah, tanpa bawa oleh-oleh (amalan) saat menghadap kepada-Nya?

Dunia ini adalah tempat perantauan kita, jadilah kita seperti orang asin, seperti orang yang melakukan perjalanan panjang.

Baca Juga: ISTIMEWA! Terik Matahari Tidak Akan Membakar Kamu di Hari Kiamat Nanti Jika Amalkan ini Kata Gus Baha

Gunakan kekayaan kita untuk bersedekah, berbuat baik sebagai bekal untuk mudik kehadirat Allah.***

Editor: Syamsul Ma'arif

Sumber: Youtube ceramah ustadz

Tags

Terkini

Terpopuler